Kalau Aku Bisa Balik ke Masa Lalu
Kalau aku bisa balik ke masa lalu, aku nggak akan minta banyak. Aku cuma pengen ngulang beberapa kejadian — bukan buat memperbaiki semuanya, tapi biar aku bisa menjaga diri aku dari rasa sakit yang seharusnya nggak perlu aku rasain.
Ada beberapa orang yang dulu aku kira akan jadi bagian penting hidupku. Tapi ternyata, mereka cuma datang untuk ngasih pelajaran, bukan untuk tinggal. Dulu aku pikir semua orang yang baik padaku berarti tulus, tapi ternyata nggak semua begitu. Ada yang datang cuma buat numpang bahagia sebentar, lalu pergi ninggalin luka yang panjang.
Kalau bisa, aku pengen bilang ke diriku di masa lalu: “Hati-hati, nggak semua senyum itu tulus. Kadang yang paling manis justru yang paling menyakitkan di akhir.”
Tapi ya… mungkin kalau aku nggak pernah kenal mereka, aku nggak akan ngerti artinya bertahan. Aku nggak akan bisa belajar gimana caranya kuat. Jadi meskipun sakit, aku tetap berterima kasih pada masa lalu — karena dari situlah aku belajar jadi aku yang sekarang.
Komentar
Posting Komentar