Aku Mulai Menjauh dari Drama yang Tidak Perlu
Akhir-akhir ini aku sadar satu hal penting dalam hidup:
nggak semua hal harus aku tanggapi,
nggak semua orang harus aku ladenin,
dan nggak semua drama harus aku masukin ke dalam hidupku.
Dulu aku tipe yang gampang kebawa suasana.
Ada masalah dikit—aku kepikiran.
Ada omongan orang—aku simpan di hati.
Ada drama kecil—aku ikut masuk tanpa sadar.
Padahal, semakin dipikir…
capek.
Benar-benar capek.
Aku mulai belajar sesuatu:
ketenangan itu bukan dicari dari luar, tapi diciptakan dari apa yang kita pilih untuk kita pikirkan.
Jadi sekarang, aku mulai mundur perlahan dari hal-hal yang cuma nyedot energi:
✦ Aku menjauh dari drama pertemanan yang isinya gosip nggak jelas.
Nggak ada manfaatnya buat aku, cuma memperkeruh pikiran.
✦ Aku menjauh dari orang-orang yang cuma hadir kalau butuh sesuatu.
Tapi hilang kalau aku yang butuh ditemani.
✦ Aku menjauh dari obrolan yang isinya ribut, iri, dan saling sindir.
Bukan berarti aku merasa lebih baik dari mereka,
aku cuma merasa lebih tenang tanpa itu semua.
✦ Aku menjauh dari masalah yang sebenarnya bukan tanggung jawabku.
Aku nggak harus jadi penyelamat untuk semua orang.
Dan ternyata…
rasanya enak.
Hidup jadi lebih ringan, lebih lega, lebih aku.
Aku mulai ngerti kalau menjaga jarak bukan tanda aku sombong,
tapi tanda aku sayang sama diriku sendiri.
Kadang hening itu lebih berharga
daripada ikut ribut yang bahkan bukan urusanku.
Aku cuma ingin fokus pada hal-hal yang membuatku berkembang:
pertumbuhan diri, orang-orang yang tulus, dan kedamaian batin.
Mulai sekarang,
aku memilih jalan yang lebih tenang.
Jalan yang nggak penuh drama,
jalan yang membuat aku bisa bernapas lebih lapang.
Karena pada akhirnya…
ketenangan itu mahal,
dan aku memutuskan untuk membelinya
dengan cara menjauh dari hal-hal yang nggak perlu.
Komentar
Posting Komentar