Selasa yang Katanya Tenang, Tapi Nyatanya… Chaos 🤡

 Selasa ini awalnya aku bangun dengan vibe tenang, pelan, damai, santai—kayak hidup lagi baik-baik aja sama aku.

Rencananya cuma scroll HP, minum es coklat, dan menikmati hari tanpa drama.


Tapi tentu saja… semesta berkata:


> “HAHAHA, lucu ya kamu mikir gitu.”




Karena tiba-tiba, dengan santainya, ada suara dari luar kamar:


> “Kak, tolong bantuin bikin tugas dede ya! Katanya disuruh bikin bento.”




Dan otak aku langsung freeze.


BENTO??


Yang aku pikir cuma dua hal:


1. Aku bukan chef.



2. Bento itu bukan sekadar nasi dibentuk jadi nasi.




Tapi ya karena jadi kakak itu kadang seperti kontrak kerja tanpa gaji—aku bangun, ngalah, dan mulai mikir:


“Nasi mau dibentuk apa? Panda? Beruang? Atau cukup bulat aja tapi dibanggakan?”


Lalu mulai proses panjang:


potong wortel


cari nori


tempel mata ke nasi (yang malah jatuh 3 kali)


coba bikin mirip hewan tapi hasilnya lebih mirip… alien lucu stres.



Adikku cuma liat dan bilang:


> “Kak, kok beda sama Google?”




🙂🙂🙂


Tapi akhirnya selesai juga.

Walau bento-nya mungkin lebih cocok disebut:


> "Makanan yang berniat menggemaskan tapi trauma setelah lihat cermin."




Dan anehnya…

Walau capek, walau chaotic, walau hasilnya questionable…


Aku malah senyum.


Karena ya… begitu hidup sebagai kakak:

kadang kesel, kadang ribet, tapi selalu ada cerita buat di

ketawain nanti.


Selasa ini?

Nggak santai.

Tapi memorable. 😆🍱✨

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk Sahabatku, Sekar — Terima Kasih Sudah Datang di Hidupku 💖

Buat Malay, yang Sekarang Udah Asing Lagi

Teman Virtualku di Roblox — Terima Kasih Teh Rara 🎮💗